-
Katalog Skripsi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Online Public Access Catalog (OPAC). Web Online Public Access Catalog-Gunakan fasilitas pencarian untuk mempercepat anda menemukan data skripsi kami.
-
FISH GAUL: SKRIPSI PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
SKRIPSI PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN. SKRIPSI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERIKANAN. SKRIPSI BUDIDAYA PERAIRAN
-
Skripsi Perikanan | Judul Skripsi Contoh Skripsi
perpustakan skripsi, Tesis, Makalah terbesar di indonesia, Berikut adalah materi skripsi atau contoh skripsi Jurusan Perikanan,
-
Contoh Skripsi Perikanan
Berikut adalah materi skripsi atau contoh skripsi jurusan Perikanan, Untuk mendownload materi lengkapnya silahkan Klik disini BAB 1.
-
Daftar Skripsi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Daftar Skripsi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UnIROW Tuban, FakultasPerikanan dan Ilmu Kelautan Unirow TUBAN , Fakultas Perikanan dan Ilmu
-
Judul Skripsi Perikanan
perpustakan skripsi, Tesis, Makalah terbesar di indonesia, Berikut adalah materi skripsi atau contoh skripsi Jurusan Perikanan, ...
-
REFERENSI SKRIPSI PERIKANAN: KAPAL DAN NELAYAN
Anda sedang mencari Referensi skripsi tentang Kapal Ikan dan Nelayan? Saya sudah tuliskan berdasarkan beberapa sumber, bila bermanfaat.
-
KATALOG SKRIPSI PERIKANAN DAN KELAUTAN
judul skripsi/ Tesis tersedia dalam bentuk file. NO. KODE. JUDUL. PT. JURUSAN. Tahun. Hlm. 1. PL 001. Studi Variasi Dan Komposisi.
-
Skripsi Kajian Pengembangan Fasilitas Pangkalan Pendaratan Ikan
Skripsi Teknik Sipil : Kajian Pengembangan Fasilitas Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Safei, Mukhammad Nur Ikhsan. 2005. Jurusan Teknik.
-
Pdf Skripsi Perikanan | PAPAN INFORMASI
More articles about Pdf Skripsi Perikanan di PAPAN INFORMASI. Click to read more articles about Pdf Skripsi Perikanan.
Perikanan Unirow Tuban adalah Situs resmi Fakultas Perikanan Kelautan memuat berita perkembangan APERIK FAKANLUT
Kamis, 22 Maret 2012
SKRIPSI PERIKANAN DAN KELAUTAN UPDATED UNIROW TUBAN
Kamis, 28 Oktober 2010
Peningkatan Potensi Tuna
Optimalkan Potensi Tuna, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat Rangkul Dunia Pendidikan
Meski telah ditetapkan sebagai sentra Perikanan tuna nasional, potensi produksi perikanan tuna yang dimiliki Provinsi Sumatera Barat saat ini masih belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat kelautan dan perikanan setempat. Dalam Seminar Nasional Pembangunan Kelautan di Universitas Andalas (Unand) Padang (6/10), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Yosmeri menyatakan kendala yang dihadapi saat ini adalah minimnya sumberdaya manusia serta teknologi dibidang kelautan dan perikanan yang dapat diterapkan secara mudah oleh para pemangku kepentingan. “Saat ini kebutuhan akan SDM dan peningkatan alih teknologi kelautan di Sumatera Barat sudah sangat mendesak sehingga dibutuhkan adanya terobosan-terobosan untuk memenuhi kebutuhan tersebut”, demikian diungkapkan Yosmeri. Melihat permasalahan tersebut, maka DKP Sumbar terus melakukan pendekatan kepada dunia pendidikan tinggi di Sumatera Barat untuk mengatasi keterbatasan yang dihadapi.
Atas upaya yang dilakukan oleh DKP Sumbar, maka Universitas Andalas Sebagai penyedia SDM yang berkualitas di Sumatera Barat, berencana untuk membuka program studi baru di bidang teknologi kelautan dengan menggandeng Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) yang telah jauh lebih dulu memiliki program studi serupa. Pembantu Rektor IV Unand, Prof. Helmi menyatakan dengan potensi yang demikian melimpah, sangat disayangkan apabila Sumbar tidak memiliki pendidikan formal yang memadai sebagai tempat lahirnya SDM yang handal serta penyediaan alih teknologi yang mudah diterapkan.
Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya, Suseno saat menjadi keynote speaker memberikan apresiasi yang besar terhadap upaya yang telah dilakukan oleh pihak Pemeritah Provinsi Sumbar serta Unand dan ITS dalam mendukung Visi dan Misi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Kerjasama yang telah dilakukan oleh Unand dan ITS dalam menjawab kebutuhan yang dilontarkan oleh DKP Sumbar merupakan salah satu dari 4 Pilar Grand Strategy yang dimiliki oleh KKP yakni memperkuat kelembagaan dan SDM secara terintegrasi”, ujar Suseno. Berdasarkan data statistik, produksi Perikanan tuna yang dimiliki oleh Sumatera Barat sejak tahun 2008 menunjukan peningkatan yang sangat signifikan. Tahun 2008 provinsi ini membukukan produksi sebanyak 300 ton yang kemudian meningkat lebih dua kali lipat pada tahun 2009 yakni menjadi 735 ton. Hingga September tahun ini, produksi tuna di Sumbar telah mencapai lebih dari 600 ton dan diproyeksikan mencapai 1000 ton pada akhir tahun 2010 ini. (EAH)
Senin, 25 Oktober 2010
Bantuan dari KKP
Modal Wirausaha Pemula Disalurkan
Penyaluran paket perikanan budidaya bagi wirausaha pemula tahun 2010 digulirkan mulai pekan ini. Stimulus bagi wirausaha budidaya pemula itu mencakup bantuan benih, pakan, dan pembuatan kolam.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Syamsuddin mengemukakan hal itu di Jakarta, Selasa (12/10).
Besar fasilitas modal usaha itu bervariasi, mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 17,5 juta per paket Komoditas perikanan yang dikembangkan antara lain rumput laut, ikan lele, patin, bandeng, mas, nila, dan polikultur udang.
Tahun 2010, paket budidaya ditujukan bagi 273 kabupaten/ kota pada 33 provinsi. Total anggaran yang digulirkan pemerintah untuk paket perikanan budidaya bagi wirausaha pemula sebesar Rp 184,4 miliar. Total ada 2.410 paket. Paket-paket budidaya itu di antaranya budidaya ikan patin di kolam Rp 7,5 juta per paket, gurami Rp 7,5 juta per paket, serta rumput laut dan nila masing-masing Rp 6 juta per paket.
Selain itu, ada juga keramba jaring apung ikan patin Rp 17,5 juta per pake
t Paket dapat diberikan kepada perseorangan ataupun kelompok. "Bantuan ini diutamakan bagi sarjana Tetapi, tidak tertutup kemungkinan untuk nonsarjana jika di daerah itu jumlah sarjana yang berminat masih sedikit," ujarnya.
Penyaluran paket budidaya diserahkan sepenuhnya kepada daerah. Oleh karena itu, daerah diharapkan menyiapkan rencana definitif kebutuhan kelompok serta menentukan kelompok pembudidaya, lokasi budidaya, ataupun tender untuk pengadaan sarana produksi.Saat ditanya soal pengawasan, Syamsuddin mengatakan, pihaknya telah membentuk tim terpadu monitoring dan evaluasi kelautan dan perikanan yang melibatkan semua direktorat jenderal di KKP.
Secara terpisah, Dekan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Arif Satria mengemukakan, paket perikanan budidaya bagi sarjana selayaknya diperuntukkan bagi sarjana yang memiliki kemauan dan kemampuan budidaya.Tanpa bekal kemampuan, dikhawatirkan program itu berpotensi gagal," ujar Arif. Program wirausaha budidaya, kata Arif, seharusnya dimanfaatkan oleh perguruan tinggi sebagai peluang mencetak wirausaha baru.
Di sisi lain, diperlukan upaya melibatkan perusahaan swasta untuk akses pemasaran produk perikanan budidaya tersebut agar bisa mendapatkan jaminan pasar. (LKT)